Ash

Menjadi bagian dalam pembuktian bahwa Islam adalah Rahmatan lil Alamin

Brother

2 Comments

Besok mau puasa, mohon maaf klo saya punya salah dan khilaf,

semoga kita semua diberi kekuatan oleh Allah untuk menjalani dengan maksimal.. aamiin..

 

klo saya boleh evaluasi sedikit,

saya bener bener ga punya persiapan di ramadhan kali ini,

terlalu sibuk sama urusan dunia, urusan kerjaan di lab.

kena marah terus sama sensei,

dianggap malas, lambat, ga serius,

padahal udah setengah mati gw berusaha.

 

yah,, apapun hasilnya nanti,

saya serahkan pada Allah saja,

yg perlu saya lakukan sekarang ini adalah berusaha maksimal saja,

karena saya pribadi juga sudah merasa lelah dengan kehidupan disini..

 

menjadi orang yang tidak berguna,

kadang membuat kita merasa sangat down.

seolah olah kita tidak pantas hidup di dunia ini.

klo istilah psikologi, i am not good, you are good.

saya selalu merasa seperti ini.

tapi yang paling bikin saya kaget adalah,

ketika sang psikolog bilang,

yang paling bagus adalah: i am good, you are good.

dengan berpikir seperti ini, maka kita akan senantiasa bersyukur dan bersabar.

bukan pesimis, atau merasa sombong..

===

hari ini, brother dari senegal ngasih makanan ke saya.

dia bilang, ini untuk saya, karena saya selalu baik sama dia.

because you are my brother..

saya kaget, padahal saya cuma berlaku biasa saja,

ketika dia bertanya tentang makanan halal, saya beritahu,

ketika dia bertanya tentang tempat shalat dan shalat jumat, saya beritahu.

ini kan biasa aja, saya juga memberitahu ke teman muslim lainnya.

tapi entahlah, mungkin bagi dia, saya sangat membantu dia.

hari ini saya sadar juga, keberadaan saya disini bukan cuma untuk hidup di lab saja.

memang betul, lab adalah tantangan hidup utama,

tapi hal kecil seperti ini malah membuat saya menjadi bersyukur kembali

bahwa ternyata saya juga bisa memberikan manfaat ketika hidup disini..

===

minggu ini saya akan pindah dari asrama kampus,

saya akan pindah ke apartemen di dekat kampus.

pergi meninggalkan asrama yang jaraknya jauh

tinggal di tempat baru yang lebih dekat

namun itu juga berarti saya akan pergi meninggalkan brother saya ini,

entahlah, ketika kami ngobrol tadi, dia sempat bertanya mengapa cepat sekali pindah,

padahal saya masih bisa tinggal di asrama sampai september

kita bisa ramadhan bareng dulu disini..

saya bersyukur sekali bisa mendapat sambutan hangat dari brother,

namun, keinginan saya untuk segera pindah,

agar bisa lebih serius menghadapi kehidupan kampus,

serius namun tidak lupa akan diri saya disini, saya bukan robot kerja disini..

untuk itu, menurut saya, saya butuh pindah segera..

===

terima kasih banyak ya Allah

kau pertemukan aku dengan brother ini

kau ingatkan aku kembali, agar tidak buta dengan kehidupan ini,

berikan kami kekuatan agar bisa terus istiqamah di negeri rantau ini,

aamiin..

Advertisements

Author: ashlih

electrical engineering ITB no gakusei desu

2 thoughts on “Brother

  1. kaka.. :3 masih ada kucing nya kah? aku liat liat blog kk.. baguss ceritanya.. ~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s