Ash

Menjadi bagian dalam pembuktian bahwa Islam adalah Rahmatan lil Alamin

Twitter

3 Comments

Bismillahirrahmanirrahim..

dulu saya bikin akun twiter, dengan tujuan untuk menjalin silaturahim, karena tidak semua orang bisa dihubungi lewat fesbuk, lewat blog, lewat line, atau lewat telp/sms. selain itu juga ada yang namanya kultwit, berisi penjelasan tentang suatu topik, apapun. sehingga kita yang kurang tau tentang sesuatu jadi bisa mendapat pengetahuan..

namun, tidak ada teknologi yang selalu bernilai baik tanpa cacat. selalu bagaikan pedang bermata dua, bisa menjadi senjata atau justru melukai. pedang bisa jadi untuk membunuh atau melindungi seperti di film kenshin. mobil bisa untuk kelancaran aktifitas atau justru ladang maksiat. komputer bisa untuk meningkatkan produktifitas atau justru menambah malas. robot? sama saja..

Allah ciptakan malam dan siang untuk dipergilirkan, dan membiarkan setan untuk menggoda manusia.

akhir akhir ini lagi hot perang di twitter, baik masalah kpk maupun tentang ust dan bbm. mungkin kalian semua sudah tau. dikatakan bahwa ada ust yang “katanya” bukan ahli di bidang bbm, kok ya komentar tentang bbm.. harusnya kalo kita ga tau apa-apa, lebih baik diam karena Rasulullah juga mengajarkan demikian.

yang menarik menurut saya adalah ketika analisis tentang harga. dikatakan bahwa harga minyak dunia sekarang ini 120$/barel ditambah biaya produksi ampe jadi katakanlah 10$/barel. jadi harga minyak yang sampai di indonesia adalah Rp. 7358/liter. oleh karena itu pemerintah memberikan subsidi..
(jangan tanya saya keabsahan angka2 diatas, saya cuma ngambil aja)

disinilah letak perdebatan terjadi, karena sang ust mengatakan bahwa biaya sebesar 120$/barel seharusnya tidak ada dan hanya 10$/barel saja dimana kalau dikonversi lagi jadinya harga bbm Rp.566/liter. kok bisa?

maka terjadilah perang, dikarenakan “sepertinya” karena maksud komunikasi tidak ada yang masuk. yang menentang ust mengatakan bahwa tidak mungkin biaya eksplorasi, dll jadi nol sehingga perhitungannya jadi seperti yang dikatakan ust. dan jadilah saling hujat, dimana seharusnya kita bisa melihat permasalahan lebih dalam dan bijak, tanpa perlu ikut-ikutan keluar komentar buruk karena ketidaktahuan kita (bukan ketidaktahuan dalam arti ilmu tentang energi/perminyakan,dll tapi ketidaktahuan mengapa sampai jadi sang ust mengatakan seperti itu)

saya coba baca kembali sebenarnya apa yang dimaksud ust bahwa biaya tersebut seharusnya tidak ada. dan ternyata jawabannya sudah ada pada perkataan beliau sebelumnya bahwa, menurut beliau, dalam islam, harga minyak yang diambil dari pemerintah di bumi kaum muslim adalah nol karena kepemilikannya teruntuk ummat seluruhnya.

great! dari kalimat ini, saya menangkap bahwa menurut beliau, pemerintahan islam adalah pelayan umat, dimana pekerjaan pengolahan energi adalah urusan pemerintah yang seharusnya tidak dibebankan kepada umat.
dari sini, ini sudah masalah fiqh yang saya tidak punya kapasitas untuk mendebat karena saya hanya seorang muqallid, tidak cukup ilmu untuk berijtihad. jadi kalau ada yang mau mendebat ini, maka harus dengan ahlinya juga, bukan sekedar ahli di bidang perminyakan/energi, tapi juga di bidang syariat, seperti apa islam seharusnya. semoga beliau (ust) sudah diskusi terlebih dahulu dengan ahli bidang energi sehingga bisa menghasilkan pernyataan seperti itu..

bener-bener, kalau semakin melihat keadaan skarang ini, tidak mungkin islam dapat bangkit, islam yang katanya rahmatan lil alamin,, kalau muslimnya bersikap sekuler, yaitu memisahkan antara urusan syariat dan duniawi. harus semakin banyak orang islam yang paham tidak hanya bidangnya, tapi juga masalah syariat, tentu dengan aqidah yang matang juga..

banyak sekali peer umat muslim sekarang ini..

semoga kita tidak termasuk ke golongan orang yang ikut-ikutan,
karena Allah akan meminta pertanggungjawaban kita kelak

Advertisements

Author: ashlih

electrical engineering ITB no gakusei desu

3 thoughts on “Twitter

  1. setuju, memang kalo tidak faham dan tidak tahu fakta detilnya,, lebih baik diam,, kalo dari artikelnya pak khoirul anwar jaist, dari diam yang diasosiasikan ke teori turbo coding, bisa menekan salah paham, salah informasi, dll sekitar 50% kalo g salah gitu 🙂

  2. wah mau baca dong artikelnya, dmn?

  3. Ya nilai intrinsik benda/jasa mah akan selalu ada, hanya saja nilai ekstrinsiknya yg beda2, serta siapa yg membayar nilai ekstrinsik tsb..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s