Ash

Menjadi bagian dalam pembuktian bahwa Islam adalah Rahmatan lil Alamin

Enterpreneurship

Leave a comment

Bismillahirrahmanirrahim…

Kuliah kontek yang satu ini emang seru banget. Kuliahnya gabung ama kelas stei yang lain. Kali ini pengisinya adalah Pa Buntoro. Beliau adalah salah seorang dari 14 besar enterpreuneur Indonesia. Kebayang dong betapa hebatnya beliau. Lalu Pa Buntoro juga menulis sebuah buku yang berjudul Never Ending Journey. Bukannya promosi, tapi ini menunjukan keeksisan beliau.

Sedikit cerita tentang beliau, tenyata Pa Buntoro ini pernah mendirikan banyak perusahaan dan yang hidup hanya beberapa saja. Mirip dengan Pa Budi Rahardjo yang juga pernah mendirikan banyak perusahaan tapi yang hidup hanya beberapa saja. Jadi begitu lah kebiasaan orang orang sukses,, bikin banyak perusahaan, tidak usah terlalu takut gagal karena kegagalan itu akan selalu mengikuti orang orang yang sukses. Salah satu perusahaan yang masih dimiliki oleh Pa Buntoro adalah perusahaan bernama Modekara. Usut punya usut, tenyata singkatan dari modekara itu adalah “Modal dengkul kaya Raya”. Entah apa yang dipikirkan beliau tapi perusahaan yang satu ini berjalan degan baik. (mohon maaf, kalau tidak salah dengar, perusahaan itu adalah perusahaaan yang bekerja dalam bidang tempat tidur rumah sakit.

Kalau begitu kita langsung ke kuliah utamanya saja,, Menurut Beliau, entrepreneur adalah orang yang mampu mempersiapkan masa depannya dan mampu mengeksekusi keputusan yang tepat sehingga menghasilkan manfaat. Orang itu memiliki banyak jenis, yaitu sang pemimpi, sang oportunis, dan yang keduanya.

Sang Pemimpi adalah orang yang kerjanya hanya bermimpi saja. Imppiannya sangat bagus dan detail (mungkin). Tapi orang ini tidak akan pernah sukses karena tidak berani untuk mengambil keputusan.

Sang Oportunis adalah orang yang menunggu kesempatan saja. Ia sibuk dengan mencari cari dan menunggu kesempatan tanpa mempersiapkan dirinya ketika kesempatan itu datang. Jika kesempatan emas itu datang, maka ia akan keteteran dan kewalahan karena tidak siap sama sekali.

Seorang entrepreneur adalah orang yang menggabungkan keduanya. Ia memiliki mimpi mimpi yang besar tetapi ia juga mempersiapkan diri jika kesempatan tersebut datang. Ibaratnya adalah orang yang punya visi ke depan.

Dalam sebuah dunia entrepreneurship, kegagalan merupakan hal yang sudah biasa. Bahkan bisa disebut juga sebagai suatu keniscayaan. Kalo emang niscaya gagal, lalu apa menariknya ya?? Ternyata hal ini justru merupakan hal yang sangat menarik dan menantang. Jika ternyata berhasil, maka tidak sedikit yang menjadi sukses. Ibarat sejarah aqua, mana ada yang mau beli air putih. Zaman dulu air putih itu gratis. Akan taetapi lihatlah hasilnya. Sekarang mereknya bukan Cuma aqua aja, ada ades, ron, amidis, MQ, dll. (promosi trus…)

Dalam entrepreneurship, tidak harus membutuhkan modal uang. Lihatlah Pa Buntoro, beliau modal dengkul saja pada awalnya (walaupun sebenarnya modal otot). Dengan tubuh kita, kita bisa mengerjakan banyak hal. Karena itu kita harus pandai menjual diri kita (???). selain itu juga kita harus pandai menetapkan harga diri kita (????). maksud dari menjual diri adalah kita harus bisa menawarkan berbagai kemampuan, skill pada orang yang membutuhkan sehingga kita bisa menjadi berguna (oooo)

Konsep entrepreneurship ini sebenarnya udah diajarin ama Rasulullah sejak lebih adari 14 abad yang lalu. Cobalah renungi Al Quran surat Ar Rad’ ayat 13. Niscaya anda akan menemukan konsep yang paling komprehensif dibandingkan apapun.

Wallahu Alam Bishawab

Advertisements

Author: ashlih

electrical engineering ITB no gakusei desu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s