Ash

Menjadi bagian dalam pembuktian bahwa Islam adalah Rahmatan lil Alamin

Diameter Bulan

Leave a comment

Kali ini datang lagi tugas membahas sesuatu yang aneh. Bayangkan kita adalah sebuah insinyur di zaman batu kemudian ingin mengirimkan sebuah robot  ke bulan, maka kita perlu tahu berapa diameter bulan. Aneh bin ajaib, ada insinyur di zaman batu yang bisa buat robot?? Inti pertanyaannya adalah, bagaimana kta bisa mengetahui sesuatu dari sesuatu yang kita punya apa adanya.

Setelah kelompok kami membahas tentang masalah ini (Amelia riani, ashlih dameitry, Hendy, M. Oky Erzandi, M. Rizky Adrian, Raditya) maka didapatkan sebuah cerita pendahuluan dan solusi sebagai berikut,,

Anggaplah kita adalah seorang insinyur datang dari masa depan. Kemudan ingin mengetahui seluk beluk tentang bulan pada masa lalu, berbeda atau sama. Maka kita pergi ke masa lalu dan ingin mengirimkan robot kesana. Tetapi kita menjadi kewalahan karena kita tidak tahu berapa diameter bulan pada masa lalu. Kita memerlukan data diameter bulan sehingga kita bisa memperkirakan berapa bahan bakar yang diperlukan robot. Kita sudah terlanjur ke masa lalu tanpa membawa peralatan penghiting diameter karena tidak tahu akan diperlukan. Karena pada masa lalu tidak ada alat canggih, maka sebagai seorang insinyur kita harus bisa mengaproksimasikan berapa diameter bulan dengan data dan alat seadanya.

Akhirnya kami memilih cara perbandingan trigonometri. Dengan mengganggap bahwa jarak bumi dan bulan tidak berubah. Cara yang dilakukan adalah:
1.    Mengukur sudut bulan dari ujung bawah bulan sampai ujung atas bulan.
2.    Membuat sketsa geometri.
3.    Gunakan rumus tangent.

Maka diperoleh hasil sebagai berikut : sudut sekitar 8 derajat, jarak bumi-bulan 384.000.000meter.
Maka: tan ½(8 derajat) = r bulan/jarak (bumi-bulan)
r bulan = tan ½(8) . 384.000.000
= 26.851.895 meter.

Padahal menurut literature yang ada, diameter bulan adalah sekitar 4.378.000meter. ini berarti kesalahan perhitungan mencapai 613,3%!!!!! Dasar insinyur dodol. Kesalahannya gede banget!! Tapi kalo kita tau diameter bulan segitu gede kan kita jadi bisa nyisain bahan bakar di robotnya, dan robotnya ga bakal kehabisan bahan bakar dech.. (dasar insinyur tukang mengelak).

Advertisements

Author: ashlih

electrical engineering ITB no gakusei desu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s