Bismillahirrahmanirrahim..

maka Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya.

Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu).

Dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.

(Asy-Syams 8-10)

ternyata bener kan,, manusia itu bisa memilih jalan hidupnya,

jalan hidup yg udah Allah plot di masing masing persimpangan itu.

Tinggal kita memilih apakah akan menyucikannya, atau mengotorinya.

inget ga waktu kita mau nyontek misalnya, pasti kita sadar akan dampak baik atau buruknya,

inget ga waktu kita mau melototin cewe cantik misalnya, pasti kita nyadar ama dosanya,

inget ga waktu kita memutuskan tidak mau pake jilbab misalnya, pasti kita tau bahwa itu perintah Allah atau bukan,

jadi,,

jangan salahin takdir Allah dong klo berbuat salah,

jangan pula menyalahkan lingkungan yang membesarkan,

apalagi nyalahin setan yang godain,,

makanya itu, tidak ada manusia yang sempurna,

artinya ga ada manusia yang bisa hidup alim sendirian,

maksudnya juga ga bisa mengganggap ilmu yang kita miliki udah paling benar,

jadi gimana dong?

karena itu kita harus punya teman-teman (sahabat-sahabat) yang sholeh, yang senantiasa ingin mendekatkan diri pada Penciptanya,

belajar Al Quran juga ga boleh berhenti, cobaan akan terus datang dengan berbagai peningkatan

dan yang pastinya, senantiasa meluruskan niat kapanpun dan dimanapun, semoga jalan yang kita tempuh diridhoi oleh Allah SWT..

wallahu alam